Minggu, 12 Agustus 2012


Cara Menampilkan File Yang Hilang/Hidden oleh Virus


Akhir2 ini sering kali baik flashdisk, ataupun memori handphone Anda yang pokoknyakalo sudah dipindah2 dari satu komputer ke komputer lain sudah pasti kena virus.. entahitu virus trojan, worm, parity, folder.htt, autorun, dll.Kadang2 setelah virus dibersihkan belum tentu file atau folder yang ada didalamnya bisamuncul alias tetap disembunyikan (hidden). Yang hebatnya lagi bukan sekedar hiddensaja, karena tidak bisa langsung dimunculkan dengan click kanan pilih properties gitusoalnya sudah didisable. Sebenarnya file tersebut selain di hidden juga diberi attributsystem jadi tidak bisa sembarang ganti dari windows langsung.Ini ada trik supaya bisa memunculkan kembali file yang sudah dihidden, cukup denganmembuka Command Prompt dari Start - All Program - Accessories - Command Promptatau dari Start - Run, ketikkan ‘cmd’ lalu Enter.setelah masuk ke command prompt pindah ke drive dimana flashdisk atau memori cardAnda berada dengan cara mengetikkan <drive>: (nama drive disertai tanda titik dua, misseperti pada contoh gambar berikut nama drive ada di H jadi ketikkan ‘H:’).Setelah itu baru ketikkan perintah berikut : attrib -s -h *.* /s /d (lalu enter). Nunggusebentar sampai muncul kembali ke tanda prompt drive Anda.Selesai sudah … file Anda akan kembali seperti semula. NB : Satu lagi yang perlu diperhatikan.. jika pada bagian root drive ada file sepertiautorun.inf, folder.htt atau thumb.db harap dihapus saja… Karena file tersebutkemungkinan adalah file virus juga.Untuk mempermudah pengetikan proses ini dapat dibuat sebuah batch file dengan caramengetikkan :H:\copy con restore.batattrib -s -h *.* /s /dLalu tekan Ctrl-Z atau [F6]. Kemudian untuk menjalankannya cukup ketikkan: Restore[enter].Selamat mencoba!!!!!Peringatan : Proses ini hanya dilakukan pada drive dimana Flash disk berada (Contohdiatas adalah drive H:). Harap jangan melakukan untuk drive dimana sistem windows

(Win98/XP/2000) berada (Umumnya drive C:). Karena hal ini akan menampilkan semuafile yang terhidden dan bisa menyebabkan sistem windows jadi error.

Tanpa menggunakan antivirus, anda dapat melakukan langkah sebagai berikut :Sebenarnya ada cara paling mudah untuk mengatasi virus W32/Fawn.A yaitu denganmelakukan instalasi antivirus yang sudah dapat mengenali dan menghapus virus tersebut,tetapi anda dapat saja menghapus secara manual walaupun hal ini hanya untuk waktuyang tidak lama, karena selama komputer tersebut terhubung ke jaringan, selama adaUSB dan Disket, komputer Anda akan tetap rentan terhadap serangan virus ini.Matikan proses file systray.exeBagi Anda yang menggunakan Windows XP/Server 2003 dapat menggunakan perintah'taskkill' untuk mematikan proses tersebut. Sedangkan untuk OS di luar XP/Server 2003dapat mematikan proses tersebut dengan menggunakan tools-tools freeware sepertikillbox atau proses XP.Untuk mematikan proses dengan menggunakan perintah taskkill, caranya adalah:- Klik [Start] [Run]- Ketik [cmd]- Matikan proses "systray.exe" dengan menggunakan perintah Taskkill denganmengetikkan [taskkill /f /im systray.exe], dan tekan [enter]Sedangkan bagi yang menggunakan windows selain XP/Server2003 dapat menggunakantools dengan nama KilllBox. Tools ini dapat di download di alamat:http://www.bleepingcomputer.com/files/killbox.phpTools ini bisa digunakan pada semua versi OSCara menggunakannya:- Jalankan Killbox.exe pada komputer yang terinfeksi virus- Cari proses systray.exe pada kolom [system prosess]- Kemudian isi lokasi file tersebut pada kolom [Full path file of file to delete]. Contoh:C:\Windows\systray.exe- Setelah itu klik [delete file] pada tanda gambar silang merahHapus folder C:\!SubmitHapus semua registry key yang dibuat oleh virus- System trayPada registry keyHKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunServices

Catatan:Bagi yang menggunakan windows 9x, Tulis script dibawah ini dengan menggunakannotepad untuk mengaktifkan kembali registry editor REGEDIT4[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System]"DisableRegistryTools"=dword:00000000Kemudian simpan menjadi nama file repair.reg dan jalankan file tersebut.Tampilkan kembali menu [Folder Option] pada Windows Explorer, menu [ControlPanels] [Network Connections] dan [Printer and Faxes], dengan menghapus registry key- NoFolderOptions- NoSetFoldersPada registry keyHKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer Jika Anda menggunakan Windows XP/Server 2003, tulis script di bawah ini, kemudiansimpan menjadi nama file FOLDER OPTION.reg, kemudian jalankan file tersebut,setelah itu restart komputer.Windows Registry Editor Version 5.00[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]"NoSetFolders"=dword:00000000"NoFolderOptions"=dword:00000000Tulis script di bawah ini (untuk 9X), kemudian simpan menjadi nama file FOLDER OPTION.reg, kemudian jalankan file tersebut, setelah itu restart komputer REGEDIT4[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]"NoSetFolders"=dword:00000000

"NoFolderOptions"=dword:00000000Set kembali option [hidden files and folders] pada menu [View] Dengan merubah registykey:HKEY_LOCAL_MACHINE\Microsoft\Widows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\NOHIDDENCheckedValue menjadi 2DefaultValue menjadi 2HKEY_LOCAL_MACHINE\Microsoft\Widows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALLCheckedValue menjadi 1DefaultValue menjadi 2Hapus file pada direktori C:\Windows- Systray.exeHapus option pada msconfig pada menu [startup]System TrayTampilkan kembali file Microsoft Word yang telah disembunyikan dengan cara:- Klik [Start] [Run]- Ketik [cmd] untuk masuk ke command prompt.- Pada layar command prompt, ketikan perintah "Attrib -s -h c:\*.doc/s" (tanpa tandakutip)Catatan:Jika drive anda lebih dari satu (contoh drive D:\ atau E:\ ), gunakan perintah di atas untuk menampilkan file yang disembunyikan dengan mengganti lokasi drive, contoh "attrib -s-h d:\*.doc /s"Jika terdapat nama file yang sama tetapi dengan extension yang berbeda (file tersebut adadalam satu folder) dengan salah satu file mempunyai ukuran 16 kb, sebaiknya hapus filetersebut secara manual (Ingat! jangan sampai Anda salah dalam menghapus file tersebut,hapus file yang mempunyai icon 'Microsoft Word' dengan extension EXE danmempunyai ukuran 16 kb)Tampilkan kembali file Microsoft Excel yang disembunyikan, caranya:- Klik [Start] [Run]- Ketik [cmd] untuk masuk ke command prompt.- Pada layar command prompt, ketikan perintah "Attrib -s -h c:\*.xls /s" (tanpa tandakutip)Catatan:

Jika drive anda lebih dari satu (contoh drive D:\ atau E:\ ), gunakan perintah di atas untuk menampilkan file yang disembunyikan dengan mengganti lokasi drive, contoh "attrib -s-h d:\*.xls /s"Berikut hasil setelah menjalankan baris perintah tersebut.Untuk pembersihan lebih cepat gunakan antivirus Norman Virus Control, dengan up-dateterakhir tanggal 18 april 2007.

Cara Mudah Proteksi komputer dari virus tanpa program Antivirus & FirewallUntuk mencegah virus, trojan, worm dan sejenisnya dengan memakai antivirus?, belumtentu berguna. Karena virus selalu lebih baru dari antivirus, kalau proteksi dengan program firewall & Antivirus RTS? (Real Time System), bisa juga... cumannya komputer anda akan berjalan lebih lambat, karena program tersebut residen di memory danmemakan system resource lagi pula setiap anda membuka program baru, selalu akanmuncul pertanyaan apakah program ini boleh dijalankan.Jadi solusi yang aman, cepat dan praktis bagaimana? Nah baca lebih lanjut artikel ini.Artikel ini sengaja ditulis bagi anda yang ingin mencegah kerusakan system, file dan dataanda tanpa perlu campur tangan antivirus dan firewall alias MANUAL.Pertama-tama akan kami jelaskan definisi dan bagaimana virus, trojan, worm dansejenisnya bisa masuk ke dalam sistem komputer anda.1. Virus sebenarnya lain dengan trojan atau worm, tapi pada prakteknya penyebarannyavirus banyak di maanfaatkan oleh program worm dan trojan. Trojan adalah sebuah program yang dapat dijalankan (biasanya ber-ekstension EXE) oleh pengguna komputer dan ketika program tersebut dijalankan, dia akan merubah sesuatu dari sistem komputer kita (pada umumnya registri windows yang diubah). Nah kalau virus itu residen dimemori dan dia akan merubah file yang biasanya ber-ekstension EXE atau COM dankadang-kadang file tersebut menjadi rusak. Kalau worm (cacing) merupakan programkecil yang berupa script yang bisa nempel di mana aja, bahkan bisa nempel di html file(file website).Program antivirus pada umumnya menggabungkan semua worm dan trojan dalamkategori VIRUS, cuma mungkin dikasih kode virusnya contoh yang worm di kasih kodeW depannya baru nama worm tersebut (contoh: w32/sober) dan kita juga akanmenggangapnya sama karena semua itu merusak sistem file komputer. Intinya virus bisa berupa atau berfungsi seperti trojan/worm dan sebaliknya juga, apalagi kalau file tersebuttelah ter-infeksi, otomatis akan menjadi file trojan/worm juga, karena kalau penggunamembukanya akan meng-infeksi file-file lainnya.2. Penyebaran virus dulunya hanya bisa melalui media luar seperti disktet, tapi di jamanini virus pada umumnya memanfaatkan teknologi internet untuk menyebar luas. Caramasuknya bisa melalui E-mail (attachment), mirc, messenger (kirim/download file),download dr situs (terutama situs porno) atau bahkan memanfaatkan kelemahan darisistem browser kita. Banyak cara pembuat virus untuk menjebak orang supaya tertarik untuk men-download dan membuka file yang ber-virus, antara lain dengan iming-iminggambar porno, gambar lucu, tools yang berguna buat anda, cara dapat uang, games bagus,hingga yang baru-baru ada pesan dr FBI/CIA untuk anda.Sebenarnya cara mengatasi virus itu cukup mudah, antara lain:1. Jangan membuka atau menerima file yang di dapat dr email, mirc dan messenger kalauanda belum kenal dengan pengirimnya dan belum yakin file itu berisi virus.

2. Kalau anda browser ke situs yang tidak anda kenal, matikan program java & javascript. Matikan juga fitur install auto atau install on demand supaya program yang berisivirus tidak akan masuk secara otomatis ke komputer anda.3. Kalau membuka disket, CD, DVD, USB drive dan media luar apapun bentuknya, scandahulu dengan program antivirus untuk memastikan itu benar-benar aman.Tips di atas mungkin akan mencegah masuknya virus ke komputer anda, tapi tidak akan100% pasti komputer anda tidak terkena virus, bisa saja anda kecolongan. Lebih dari90% komputer yang terkoneksi di Internet pernah terkena virus. Nah untuk mengatasisupaya anda aman dari virus, walaupun virus tersebut sempat masuk ke komputer anda, berikut ini adalah caranya:1. Virus pada umumnya akan merusak dan memperlambat proses kerja komputer. Untuk menghindari kerusakan yang ditimbulkan virus, anda harus punya cadangan penyimpanan data atau file system. Untuk itulah backup system & data sangatdiperlukan, apalagi kita tidak akan mengetahui virus di masa yang akan datang akansecanggih apa dan efek kerusakan yang ditimbulkan sejauh apa. cara backup pada winXpdan winme dengan create restore point dahulu di program> accesories> system tools>system restore, win98 bisa pakai Microsoft Backup dengan membackup folder windowssemuanya. Khusus untuk data, Winxp dan winme juga harus menggunakan MicrosoftBackup, karena system restore tidak 100% mengembalikan data anda.Kalau anda males melakukannya secara manual, winxp dan winme sudah otomatismelakukannya setiap anda mematikan komputer anda, Untuk win98 satu-satunya carahanya memakai program system schedule windows atau program lainnya yang berfungsisebagai otomatis backup, ketika komputer lagi idle. tapi untuk pastinya, winxp danwinme juga harus memakai program tersebut supaya bila terjadi apa-apa, anda tinggalme-restore kembali. Bila komputer anda hari ini terkena virus, anda tinggal restoresystem sebelumnya atau yang kemarin.2. Cara ini adalah untuk mencegah virus merusak file system kita yang biasanya berakhiran EXE, dan Sebelum anda melakukan hal ini, anda harus terlebih dahulumembackup system windows anda (baca keterangan no 1 di atas), karena penulis takutanda melakukan kesalahan yang dapat berakibat fatal terhadap system anda. Anda jugaharus mempunyai dasar Windows untuk melakukan ini, kalau tidak, anda akan bingungdan kesulitan untuk memahaminya.Caranya cukup mudah, anda tinggal merubah attribut dari file EXE anda menjadi READONLY alias cuma bisa dibaca, tidak bisa ditulis. caranya bisa anda menggunakanSEARCH dari windows anda, kemudian cari semua program yang ber-ektenstion EXE(search key-nya *.exe) di folder windows. Setelah itu blok semua program yang tampil(atau tekan ctrl+a) terus klik kanan pilih properties. Setelah itu pilih READ-ONLY di bagian bawah kotak pilihan atributes. Bagi yang tahu DOS (command prompt) bisamenggunakan perintah ATTRIB, fungsinya sama saja dengan cara di atas. contoh:c:\windows>attrib +r *.exe

Hal ini akan mencegah virus untuk merubah atau merusak file-file tersebut, karena pilihan tadi mematikan fitur untuk merubah file-file tersebut. Kalau anda ingin lebihyakin virus bisa mendeteksi hal tersebut, anda bisa tambahkan pilihan HIDDEN(menyembunyikan file tersebut) di sebelah kanan dari READ ONLY. Dengan kedua pilihan tersebut virus-virus pada umumnya tidak akan dapat menginfeksi file tersebut.Kalau anda ingin menampakan file HIDDEN ketika membuka folder di komputer anda,anda bisa pilih "show all hidden files" di "folder option".Anda juga bisa melakukan hal di atas ke semua folder komputer anda, kalau anda merasahal ini perlu dilakukan, atau mungkin dilakukan juga ke file lain yang bukan ber-ekstensiEXE atau COM. Cara ini adalah cara yang paling efektif dan telah diuji coba oleh penulis. Satu hal yang penting diketahui, kalau anda ingin melakukan penghapusan atau perubahaan ataupun anda sering meng-update file yang ber-ekstensi EXE tersebut, andaharus ingat untuk membuka proteksi read-only atau hidden tersebut. Kalau tidak filetersebut tidak akan bisa dihapus atau diupdate, dan akan muncul pesan error.Ini adalah salah satu cara untuk memproteksi file, cara lainnya dan cara Untuk mengetahui cara virus merusak/merubah file, membasmi atau menghapus virus secaramanual, akan penulis bahas di kesempatan lain.Offline

Apa itu Malware ? Virus Komputer kah?Mungkin anda sudah sering mendengar istilah Malware, namun kurang tahu maknanya.‘Malware” adalah program komputer yang diciptakan dengan maksud dan tujuan utamamencari kelemahan software. Umumnya Malware diciptakan untuk membobol ataumerusak suatu software atau operating sistem.Contoh dari malware adalah Virus, Worm, Wabbit, Keylogger, Browser Hijacker, TrojanHorse, Spyware, Backdoor, Dialer, Exploit dan rootkit .VirusInilah istilah yang sering dipakai untuk seluruh jenis perangkat lunak yang mengganggucomputer. Bisa jadi karena inilah tipe malware pertama yang muncul.Virus bisa bersarang di banyak tipe file. Tapi boleh dibilang, target utama virus adalahfile yang bisa dijalankan seperti EXE, COM dan VBS, yang menjadi bagian dari suatu perangkat lunak. Boot sector juga sering dijadikan sasaran virus untuk bersarang.Beberapa file dokumen juga bisa dijadikan sarang oleh virus.Penyebaran ke komputer lain dilakukan dengan bantuan pengguna komputer. Saat fileyang terinfeksi dijalankan di komputer lain, kemungkinan besar komputer lain itu akanterinfeksi pula. Virus mencari file lain yang bisa diserangnya dan kemudian bersarang disana.Bisa juga virus menyebar melalui jaringan peer-to-peer yang sudah tak asing digunakanorang untuk berbagi file.WormWorm alias cacing, begitu sebutannya. Kalau virus bersarang pada suatu program ataudokumen, cacing-cacing ini tidak demikan. Cacing adalah sebuah program yang berdirisendiri dan tidak membutuhkan sarang untuk menyebarkan diri.Hebatnya lagi, cacing bisa saja tidak memerlukan bantuan orang untuk penyebarannya.Melalui jaringan, cacing bisa “bertelur” di komputer-komputer yang terhubung dalamsuatu kerapuhan (vulnerability) dari suatu sistem, biasanya sistem operasi.Setelah masuk ke dalam suatu komputer, worm memodifikasi beberapa pengaturan disistem operasi agar tetap hidup. Minimal, ia memasukkan diri dalam proses boot suatukomputer. Lainnya, mungkin mematikan akses ke situs antivirus, menonaktifkan fitur keamanan di sistem dan tindakan lain.WabbitIstilah ini mungkin asing, tapi memang ada malware tipe ini. Seperti worm, wabbit tidak membutuhkan suatu program dan dokumen untuk bersarang.Tetapi berbeda dengan worm yang menyebarkan diri ke komputer lain menggunakan jaringan, wabbit menggandakan diri secara terus-menerus didalam sebuah komputer lokaldan hasil penggandaan itu akan menggerogoti sistem.Kinerja komputer akan melambat karena wabbit memakan sumber data yang lumayan banyak. Selain memperlambat kinerja komputer karena penggunaan sumber daya itu,wabbit bisa deprogram untuk memiliki efek samping yang efeknya mirip denganmalware lain. Kombinasi-kombinasi malware seperti inilah yang bisa sangat berbahaya.

Keylogger Hati-hati kalau berinternet di warnet. Bisa saja pada komputer di warnet itu diinstall suatu perangkat lunak yang dikenal dengan istilah keylogger yang mencatat semua tekanantombol keyboard.Catatan yang disimpan dalam suatu file yang bisa dilihat kemudian itu lengkap. Didalamnya bisa terdapat informasi seperti aplikasi tempat penekanan tombol dilakukandan waktu penekanan. Dengan cara ini, seseorang bisa mengetahui username, passworddan berbagai informasi lain yang dimasukkan dengan cara pengetikan.Pada tingkat yang lebih canggih, keylogger mengirimkan log yang biasanya berupa fileteks itu ke seseorang. Tentu saja itu dilakukan tanpa sepengetahuan si korban. Padatingkat ini pula keylogger bisa mengaktifkan diri ketika pengguna komputer melakukantindakan tertentu.Misalnya begini. Ketika pengguna komputer membuka situs e-banking, keylogger aktif dan mencatat semua tekanan pada keylogger aktif dan mencatat semua tekanan padakeyboard aktif dan mencatat semua tekanan pada keyboard di situs itu dengan harapannomor PIN dapat dicatat.Keylogger ini cukup berbahaya karena secanggih apa pun enkripsi yang diterapkan olehsuatu website, password tetap dapat diambil. Pasalnya, password itu diambil sebelumsempat dienkripsi oleh system. Jelas dong. Keylogger merekam sesaat setelah passworddiketikkan dan belum diproses oleh system.Browser Hijacker Browser hijacker mengarahkan browser yang seharusnya menampilkan situs yang sesuaidengan alamat yang dimasukkan ke situs lain.Itu contoh paling parah dari gangguan yang disebabkan oleh browser hijacker. Contohlain yang bisa dilakukan oleh pembajak ini adalah menambahkan bookmark, menggantihome page, serta mengubah pengaturan browser.Bicara mengenai browser di sini boleh yakin 100% browser yang dibicarakan adalahinternet explorer. Selain karena internet explorer adalah buatan Microsoft, raksasa penghasil perangkat lunak yang produknya sering dijadikan sasaran serangan cracker,internet explorer adalah browser yang paling banyak digunakan orang berinternet. Tak heran, internet explorer telah menyatu dengan Windows, sistem operasi milik Microsoftyang juga banyak diserbu oleh cracker.Trojan HorseKuda Troya adalah malware yang seolah-olah merupakan program yang berguna,menghibur dan menyelamatkan, padahal di balik itu, ia merusak. Kuda ini bisaditunggangi oleh malware lain seperti seperti virus, worm, spyware. Kuda Troya dapatdigunakan untuk menyebarkan atau mengaktifkan mereka.SpywareSpyware adalah perangkat lunak yang mengumpulkan dan mengirim informasi tentang pengguna komputer tanpa diketahui oleh si pengguna itu.Informasinya bisa yang tidak terlampau berbahaya seperti pola berkomputer, terutama berinternet, seseorang sampai yang berbahaya seperti nomor kartu kredit, PIN untuk  perbankan elektronik (e-banking) dan password suatu account.

Informasi tentang pola berinternet, telah disebutkan, tidak terlampau berbahaya. Situsyang dikunjungi, informasi yang kerap dicari, obrolan di ruang chat akan dimata-mataioleh si spyware.Selanjutnya, informasi itu digunakan untuk menampilkan iklan yang biasanya berupa jendela pop-up. Iklan itu berhubungan dengan kebiasaan seseorang berinternet. Misalnyakerap kali seseorang mencari informasi mengenai kamera digital. Jendela pop-up yangmuncul akan menampilkan, misalnya situs yang berdagang kamera digital. Adwareadalah istilah untuk spyware yang begini.Penyebaran spyware mirip dengan Trojan. Contohnya, flashget. Ketika flashget yangdipakai belum diregister, flashget bertindak sebagai spyware. Coba saja hubungkan dirike internet, jalankan flashget yang belum diregister, cuekin computer beberapa saat, pastimuncul jendela internet explorer yang menampilkan iklan suatu situs.Backdoor Sesuai namanya, ini ibarat lewat jalan pintas melalui pintu belakang.Dengan melanggar prosedur, malware berusaha masuk ke dalam sistem untuk mengaksessumber daya serta file. Berdasarkan cara bekerja dan perilaku penyebarannya, backdoor dibagi menjadi 2 grup. Grup pertama mirip dengan Kuda Troya. Mereka secara manualdimasukkan ke dalam suatu file program pada perangkat lunak dan kemudian ketika perangkat lunak itu diinstall, mereka menyebar. Grup yang kedua mirip dengan worm.Backdoor dalam grup ini dijalankan sebagai bagian dari proses boot.Ratware adalah sebutan untuk backdoor yang mengubah komputer menjadi zombie yangmengirim spam. Backdoor lain mampu mengacaukan lalu lintas jaringan, melakukan brute force untuk meng-crack password dan enkripsi., dan mendistribusikan serangandistributed denial of service.Dialer Andaikata komputer yang digunakan, tidak ada hujan atau badai, berusahamenghubungkan diri ke internet padahal tak ada satu pun perangkat lunak yangdijalankan membutuhkan koneksi, maka layaklah bercuriga. Komputer kemungkinantelah terjangkit oleh malware yang terkenal dengan istilah dialer.Dialer menghubungkan computer ke internet guna mengirim kan informasi yang didapatoleh keylogger, spyware tahu malware lain ke si seseorang yang memang bertujuandemikian. Dia dan penyedia jasa teleponlah yang paling diuntungkan dengan dialer ini.Exploit dan rootkitKedua perangkat ini bisa dibilang malware bisa pula tidak. Kenapa begitu? Penjelasannyakira-kira begini.Exploit adalah perangkat lunak yang menyerang kerapuhan keamanan (securityvulnerability) yang spesifik namun tidak selalu bertujuan untuk melancarkan aksi yangtidak diinginkan. Banyak peneliti keamanan komputer menggunakan exploit untuk mendemonstrasikan bahwa suatu sistem memiliki kerapuhan.Memang ada badan peneliti yang bekerja sama dengan produsen perangkat lunak.Peneliti itu bertugas mencari kerapuhan dari sebuah perangkat lunak dan kalau merekamenemukannya, mereka melaporkan hasil temuan ke si produsen agar si produsen dapatmengambil tindakan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar